Keragaan Hasil Sepuluh Varietas Tebu pada Dua Pola Tanam dengan Distribusi Curah Hujan Berbeda di Pasuruan

Cahya Nurcahya, Wiwit Budi Widyasari, Nurika Aini Yuniasari, Adam Maulana Prasetya, Pujiono Pujiono

Abstract


Distribusi curah hujan selama pertumbuhan tanaman merupakan salah satu faktor lingkungan yang memengaruhi produktivitas dan hasil gula tebu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh dua pola tanam dengan distribusi curah hujan berbeda terhadap produktivitas tebu, rendemen, dan hasil hablur pada sepuluh varietas tebu. Penelitian dilaksanakan di Kebun Bugul, Pasuruan, Jawa Timur, pada tanah Inceptisol dengan tipe iklim D3 menurut Oldeman selama November 2021 hingga Juli 2023. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas sepuluh varietas tebu yang ditanam pada pola tanam awal musim hujan dan awal musim kemarau. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pola tanam, varietas, dan interaksi keduanya berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap produktivitas tebu, rendemen, dan hasil hablur. Pola tanam awal musim kemarau menghasilkan produktivitas tebu (119,60 ton ha⁻¹), rendemen (10,53%), dan hablur (12,57 ton ha⁻¹) yang lebih tinggi dibandingkan pola tanam awal musim hujan, masing-masing sebesar 94,24 ton ha⁻¹, 8,09%, dan 7,59 ton ha⁻¹. Varietas PSKA 086 menghasilkan produktivitas dan hablur tertinggi, sedangkan PSKA 942 menunjukkan penurunan hablur paling kecil antar pola tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian waktu tanam dengan distribusi curah hujan berperan penting dalam meningkatkan produksi gula.


Full Text:

PDF

References


Allard RW, Bradshaw AD. 1964. Implications of genotype - environmental interactions in applied plant breeding. Crop Science, 4(5): 503–508.

Carr MKV, Knox JW. 2011. The water relations and irrigation requirements of sugar cane (Saccharum officinarum): A review. Experimental Agriculture, 47(1):1–25.

Gurski BC, Silva JA, Oliveira EC, et al. 2020. Water availability and sugarcane productivity under contrasting environmental conditions. Revista Brasileira de Engenharia Agrícola e Ambiental, 24(11):741–748.

Inman-Bamber NG, Smith DM. 2005. Water relations in sugarcane and response to water deficits. Field Crops Research, 92(2–3):185–202.

Machado RS, Ribeiro RV, Marchiori PER, Machado DFSP, Machado EC, Landell MGA. 2009. Biometric and physiological responses to water deficit in sugarcane at different growth stages. Pesquisa Agropecuária Brasileira, 44(12):1575–1582.

Moore PH. 1995. Temporal and spatial regulation of sucrose accumulation in the sugarcane stem. Australian Journal of Plant Physiology, 22(4):661–679.

Naidu NV, Hemaprabha G, Swapna M, et al. 2018. Assessment of sugarcane varieties for stability and adaptability under different agro-climatic conditions. Sugar Tech., 20(5):587–595.

Nurcahya C, Widyasari WB, Yuniasari NA, Lindawati S. 2021. Stabilitas genetik potensi hasil pada beberapa varietas tebu. Indonesian Sugar Research Journal, 1(1):46–58.

Rea R, De Sousa-Vieira O, Díaz A, et al. 2002. Genotype × environment interaction and yield stability in sugarcane. Interciencia, 27(11):620–626.

Robertson MJ, Wood AW, Muchow RC. 1999. Growth of sugarcane under water-limited conditions in tropical environments. Australian Journal of Agricultural Research, 50(6):847–859.

Thang VN, Nga NTT, Hung NQ. 2019. Growth and physiological responses of sugarcane to drought stress at an early growth stage. Vietnam Journal of Agricultural Sciences, 2(2):345–354.




DOI: https://doi.org/10.54256/isrj.v6i1.179

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Cahya Nurcahya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Office:
Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia
Jl.Pahlawan Nomor 25 Pasuruan 67126, Indonesia
Telp:+62 0343 421086 ; Fax: +62 0343 421178
Email: p3gipasuruanok@gmail.com; web perusahaan:http://www.p3gi.co.id


Creative Commons License
Indonesian Sugar Research Journal (ISRJ) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.